Sabtu, 17 Agustus 2013

Menginstall Linux Debian 5 dengan mode CLI (Text)

1. Installer boot menu, pilih Install lalu tekan enter.
Install Debian
2. Bahasa yang digunakan, pilih Bahasa Inggris alias English.
Pilih Bahasa

3. Pilih negara, karena kita tinggal di Indonesia pilih Indonesia. 
Pilih Negara
Pilih Negara
Pilih Negara
4. Keyboard layout, pilih American English.
Keyboard Layout
5. Karena kita nantinya akan me-nyetting jaringan pada Debian, pilih No. Bila pilih Yes, kita akan memakai setting-an jaringan secara default.
Default Route
Kemudian pilih Do not configure the network at this time.
Default Route
6. Ketik Hostname yang kita inginkan. 
Hostname
7. Konfigurasi jam pilih.. Jakarta.
Konfigurasi jam
8. Partitioning method, pilih Guided – the entire disk. 
Partitioning method
Kemudian.. enter.
Partitoning Method
9. Partitioning scheme, pilih All files in one partition (recommended for new user) namun jika memiliki space harddisk yang besar akan mempengaruhi lama proses partisinya.
Partitioning scheme
Finish partitioning and write changes to disk, tekan enter.
Finish partitioning
Write changes to disk, pilih yes.
Write change to disk
10. Proses write to disk sedang berjalan.
Write change to disk
Write change to disk
11. Ketik password rootroot merupakan user tertinggi pada OS Linux, kalo di OS Windows disebut administrator.
Root password
Ketik ulang password untuk verifikasi.
Re-enter password
12. Ketik nama user baru, kalo saya.. debian.
Username
Ketik username untuk akun user baru.
Username
13. Ketik password untuk user baru.
Password user
Verifikasi password user yang baru saja dibuat.
Re-enter password
14. Scan another CD or DVD, pilih No.
Scan CD or DVD
15. Participate in the package usage survey?, ini optional. Pilih yes atau no tidak masalah, saya sudah mencoba memilih keduanya tetapi tak ada efek samping-nya 
Participate package survey
16. Debian 5 dapat dijalankan dengan GUI ataupun CLI, namun disini dengan CLI karena nantinya kita akan me-nyetting beberapa server dengan CLI. Keuntungan CLI, tidak memakan banyak memory karena berbasis teks. Untuk itu kita hapus tanda (*) pada Desktop environment dengan menekan tombol spasi. Biarkan tanda (*) pada Standard system karena kita akan menjalankan Debian dengan sistem standar alias CLI. Kemudian Continue.
Install software
17. GRUB, GRand Unified Boot Loader merupakan program bawaan OS Linux yang akan berjalan pada saat komputer booting dan berfungsi untuk memilih OS pada komputer bila terdapat lebih dari satu OS. Bila hanya terdapat satu OS(Linux), program tersebut akan menampilkan pilihan untuk masuk OS dengan safe mode(contoh:ubuntu) atau single-user(contoh:debian).
Pilih yes.
GRUB
18. Instalasi selesai, pilih Continue untuk restart.
Restart
19. Setelah restart dan mulai booting, GRUB mulai berjalan. Tekan enter untuk masuk ke OS debian.
Debian
20. Debian 5 sudah ter-install
Debian
 Langkah berikutnya anda tinggal melakukan setting komponen server yang lainnya beserta aplikasi seperti bind9, apache2 dll.. semoga bermanfaat,.

Tidak ada komentar: